Asian Games 2018: Kesempatan Penebusan Siman

I Gede Siman Sudartawa bertekad untuk membayar tuntas kegagalan pada dua Asian Games sebelumnya. Dia ingin mempersembahkan medali untuk Indonesia.

Siman akan tampil pada Asian Games ketiganya. Dari dua Asian Games sebelumnya, putra pasangan Ni Made Sri Kardin dan I Ketut Sudartawa itu tak berhasil meraih medali.

Saat tampil di Asian Games 2010 Guangzhou, Siman, yang kala itu dia berusia 16 tahun, tak lolos final pada persaingan 50 meter gaya punggung. Catatan waktu menempatkan Siman di urutan kesepuluh pada babak penyisihan.

Empat tahun kemudian, Siman kembali mendapatkan kesempatan tampil di Asian Games. Saat tampil di Incheon, Siman sudah amat dekat dengan medali. Dia lolos ke persaingan akhir dan finis di peringkat keempat di nomor spesialisnya, 50 meter gaya punggung.

Kini, dia ingin menebus dua kekalahan itu. Mumpung menjadi tuan rumah, Siman juga tengah berada pada periode terbaiknya.

“Aku merasa saat ini umur pas bener untuk bisa mendapatkan medali. Ini pas golden age aku. Lagipula, aku harus terus merasa lapar akan pencapaian kan,” kata Siman dalam wawancara One on One detikSport.

Selain itu, Siman bertekad untuk minimal mengulang pencapaian Richard Sam Bera di Asian Games. Indonesia memang sudah cukup lama puasa medali pada renang Asian Games. Richard menjadi orang terakhir yang meraihnya pada Asian Games 1990 Beijing.

“Medali Asian Games terakhir 1990 aku pengen ngejar di situ. AKu enggak matok target medali apa, namun aku harus stay hungry,” ujar dia.

Siman bersama 18 perenang nasional lain bakal mulai bersaing di Stadion Akuatik Minggu (19/8). Selain Siman, renang juga disokong perenang berpengalaman Tryadi Fauzi dan Glenn Victor Sutanto.

Facebook Comments