Tarif Listrik Turun Lagi

1730314DSC-0583780x390

Menguatnya nilai ubah rp berdampak positif terhadap tarif listrik nasional. Per hri ini, Jumat (1/4/2016), tarif listrik turun bagi 12 golongan tarif yg telah mengikuti prosedur tarif adjustment.

Menurut Benny Marbun, Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), dalam keterangan persnya, penurunan tarif listrik berkisar antara Rupiah 8 sampai Rupiah 12 per KWh.

“Penurunan tarif terhadap April 2016 mampu diperlukan customer, khususnya industri buat meningkatkan daya saing produksinya,” kata beliau.

Besaran tarif April 2016 yakni yang merupakan berikut :

Mula-mula, tarif listrik golongan Tegangan Rendah (TR) atau hingga dgn 1.000 volt turun jadi Rupiah 1.343/kWh atau turun Rupiah 12 dari Maret 2016 (Rupiah 1.355/kWh).

Tarif yang beralih yaitu buat golongan R1/1300 VA; R1/2200VA; R2/3500-5500 VA; R3/6600 VA ke atas; B2/6600VA sd 200 KVA; P1/6600VA sd 200 KVA; P3.

Ke-2, tarif listrik golongan Tegangan Menengah (TM), atau tarif listrik golongan di atas 1.000 volt hingga dgn 35.000 volt, jadi Rupiah 1.033/kWh atau turun Rupiah 9 dari Maret 2016 (Rupiah 1.042/kWh).

Tarif yg beralih adalah buat golongan B3/di atas 200 KVA; I3/ di atas 200 KVA; P2/di atas 200 KVA.

Ke-3, tarif listrik golongan Tegangan Tinggi (TT) turun jadi Rupiah 925/kWh, atau turun Rupiah 8 dari Maret 2016 (Rupiah 933/kWh). Tarif yg beralih utk golongan I-4/30 MVA ke atas.

Terkecuali akibat penguatan nilai merubah rp, perubahan tarif listrik pula disebabkan oleh kenaikan harga minyak bumi yg kepada Pebruari 2016 mencapai 28,29 dolar AS per barrel.

“Perubahan tarif listrik serta disebabkan oleh penurunan inflasi, yg terhadap Pebruari 2016 mencapai -0,09 %, sementara di Januari 0,51 prosen,” lanjut Benny.

Facebook Comments