Viral!!!! Presiden Filipina Rodrigo Duterte Meminta Rakyat Menembak Pejabat

TebakQQ – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyebutkan kepada warganya untuk menembak pejabat publik yang ketahuan melakukan punglis atau menerima suap. Duterte bahkan menjanjikan kekebalan hukum 100% bagi warganya asalkan pejabat yang mereka tembak tidak meninggal.

‘Perintah’ kepresidenan yang tidak di masuk di akal itu juga meminta warga Filipina untuk MENGHAJAR pejabat korup yang mereka temui, terlepas dari kemungkinan perintah tersebut adapaun konsekuensi yang membahayakan bagi hukum dan ketertiban di Negara Filipina.

“Jika Anda adalah orang yang membayar pajak, biaya atau mendapatkan sertifikat, dan pejabat anda meminta suap, hajar saja mereka. Jika Anda memiliki sebuah senjata atau pisau, Anda dapat melukainya, tetapi jangan membunuh, karena selama proses persidangan hukum anda mungkin tidak dapat menerima pengampunan,” ujar presiden yang sering berkata blak-blakan itu seperti dilansir dari Russia Today.

Duterte menjadi perhatian publik di seluruh dunia internasional atas kebijakannya memerangi narkoba. Duterte berulang kali dikritik oleh organisasi HAM, PBB dan masyarakat di seluruh dunia.

Pada Januari tahun 2019, sekitar 5.000 orang diperkirakan telah meninggal dalam perang anti narkoba Duterte, meskipun organisasi HAM mengklaim jumlahnya lebih dari 5.000.

Meskipun Duterte sangat teliti dan berhati-hati untuk membedakan tanda terima kasih dari suap, namun Wakil Presiden Leni Robredo dan Senator Panfilo Lacson memperingatkan bahwa “praktik pemberian hadiah mungkin akan di jadikan atau mengembangbiakkan korupsi di kepolisian.

jika di lihat negara lain sangat peduli akan pemberantasan korupsi, lihat saja di China, bagi pejabatnya jika ketahuan korupsi akan di tembak mati, pejabat tersebut sedangkan di Indonesia kapan ya??? kapan pemerintah akan membela rakyatnya ya???

Facebook Comments