Keluarga Cendana Mangkir Hakim Tunda Sidang Gugatan Mitora

Keluarga Cendana Mangkir Hakim Tunda Sidang Gugatan Mitora

Keluarga Cendana Mangkir Hakim Tunda Sidang Gugatan Mitora – Majelis Hakim Majelis hukum Negara Jakarta Selatan menunda persidangan gugatan yang diajukan industri Mitora Pte. Ltd. terhadap Yayasan Purna Bhakti Pertiwi kepunyaan keluarga Cendana sebab pihak tergugat tidak muncul ataupun mangkir di sidang. situs slot

” Iya( ditunda) hingga 4 Mei 2021 sebab grupnya belum lengkap,” kata Humas Majelis hukum Negara Jakarta Selatan Haruno di Jakarta, Rabu( 14/ 4/ 2021). Casino Online

Masalah yang teregister dengan no: 244/ Pdt. Gram/ 2021/ PN JKT. SEL tersebut telah 2 kali diselenggarakan proses persidangannya pada hari Senin( 5/ 4/ 2021) serta Selasa( 13/ 4/ 2021).

Bersumber pada data, para tergugat belum sempat mendatangi persidangan.

” Kayaknya iya, 2 kali para tergugat tidak muncul persidangan,” ucapnya semacam dilansir Antara.

Dalam Sistem Data Penelusuran Masalah( SIPP) Majelis hukum Negara Jakarta Selatan masalah ini diajukan oleh kuasa hukum Mitora, ialah Muhammad Taufan Eprom Hasibuan pada hari Senin, 8 Maret 2021.

Sedangkan, terdapat 6 tergugat, ialah Yayasan Purna Bhakti Pertiwi, Siti Hardianti Hastuti Rukmana, Bambang Trihatmojo, Siti Hediati Hariyadi, Sigit Harjojudanto, serta Siti Hutami Endang Adiningsih.

Sedangkan itu, ikut tergugat, ialah Soehardjo Soebardi, pengurus Museum Purna Bhakti Pertiwi, Kantor Pertanahan Jakarta Pusat, serta Kantor Pertanahan Jakarta Timur.

Perbuatan Melawan Hukum

Ada pula petitum gugatannya merupakan menerima serta mengabulkan gugatan penggugat buat seluruhnya, melaporkan para tergugat sudah melaksanakan perbuatan melawan hukum, melaporkan legal serta berharga sita jaminan yang diletakkan pada sebidang tanah serta bangunan beserta isinya.

Sebidang tanah kurang lebih 20 hektare serta bangunan yang berdiri di atasnya beserta segala isinya yang terdapat serta menempel dan jadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, ialah Museum Purna Bhakti Pertiwi serta Puri Jati Ayu di Jalur Halaman Mini Nomor. 1 Jakarta Timur.

Tidak hanya itu, sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya beserta dengan segala isinya yang terdapat serta menempel dan jadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan terletak di Jalur Yusuf Adiwinata Nomor 14 Menteng, Jakarta Pusat.

Berikutnya, menghukum para tergugat secara tanggung renteng buat membayar kewajiban Rp84 miliyar dan kerugian imateriel sebesar Rp 500 miliyar, serta menghukum para ikut tergugat buat melakukan vonis.

Keluarga Cendana Mangkir Hakim Tunda Sidang Gugatan Mitora

Facebook Comments Box